Syarat Tinggal di Jerman – Jerman menjadi tujuan menarik untuk orang dari seluruh dunia. Apakah mereka ingin lanjut kuliah, magang, bekerja, atau sekedar jalan-jalan.

Bagi orang Indonesia, kunjungan dari Indonesia ke Jerman dan sebaliknya sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu. Pesona Jerman sebagai tujuan studi juga bukan tidak terjadi pada waktu belakangan ini saja.

Buktinya, Prof B.J Habibie sudah mulai menempuh pendidikan di Jerman pada tahun 1955. Yaitu saat beliau kuliah di jurusan konstruksi pesawat terbang di RWTH (Rhein Westfalen Technisce Hochschule) Aachen.

Kalau dulu mungkin hanya cerdik pandai saja yang bisa kuliah ke Jerman. Tapi sekarang ini makin mudah bagi kita untuk berkunjung ke Jerman.

Visa Nasional sebagai Syarat Tinggal di Jerman

Nah ada satu syarat tinggal di Jerman yang paling penting, yaitu visa. Visa ke Jerman sendiri ada dua macam, yaitu visa Nasional dan visa Schengen.

Visa Schengen diperlukan kalau kamu tinggal di Jerman dalam waktu kurang dari 90 hari (3 bulan). Visa jenis ini biasa digunakan oleh turis untuk jalan-jalan.

Tapi kalau kamu ingin tinggal lama, lebih dari 90 hari, maka kau perlu mengurus visa Nasional. Ada beberapa cara mendapat visa Nasional di Jerman, diantaranya:

syarat tinggal di jerman

1. Visa ausbildung, Aupair, atau FSJ

Kalau kamu pergi ke Jerman dengan tujuan salah satu dari tiga di atas, maka kamu tidak terhitung sebagai pekerja. Meski kamu tetap mendapat uang saku.

Karena ketiga program ini lebih mirip pelatihan, meski tujuannya berbeda-beda. Ausbildung atau magang ke Jerman akan memberikan pelatihan agar kita menjadi ahli di satu bidang tertentu.

Program ausbildung akan berlangsung selama 3 tahun. Dan di akhir program kamu akan mendapat sertifikat yang sangat berguna untuk mendapat pekerjaan.

Tujuan aupair untuk memberikan pelatihan bahasa Jerman serta mengenalkan budaya Jerman dengan cara tinggal di rumah keluarga Jerman selama satu tahun.

Adapun FSJ merupakan program kerja sosial di beberapa lembaga sosial Jerman. Terutama panti jompo dan panti anak-anak berkebutuhan khusus.

Ketiga program ini, prosedur mendapatkan visanya hampir sama. Kamu harus menyiapkan beberapa dokumen berikut ini:

• Mengisi formulir visa
• CV (Curriculum Vitae)
• Motivation letter
• Sertifikat skill bahasa Jerman
• Paspor
• Ijazah dan transkrip nilai (diterjemahkan ke bahasa Jerman)
• Pasfoto
• Kontrak kerja

2. Visa pelajar

Fakta kualitas pendidikan kelas dunia Jerman serta bebas biaya kuliah menjadikan Jerman sebagai tempat terbaik untuk menuntut ilmu.

Belum lagi dengan fasilitas modern yang dimiliki hampir semua universitas Jerman dan prospek karir sangat cerah bagi alumni Jerman.

Nah bagi mahasiswa yang telah diterima, mengurus visa harus menjadi prioritas pertama. Terutama karena mahasiswa harus menyediakan jaminan finansial sebesar € 8600 atau sekitar 140 Juta Rupiah.

Uang tersebut harus tersimpan di bank Jerman dan tidak bisa ditarik sampai kamu menginjakkan kaki di Jerman.
Jaminan finansial diperlukan sebagai bukti kamu tidak memiliki masalah keuangan untuk menjalani hidup di Jerman selama satu tahun.

Kalau kamu mendapat beasiswa penuh, biaya hidup sudah ditanggung sponsor. Tapi bagi mahasiswa non beasiswa, kedutaan Jerman akan meminta jaminan finansial.

Lalu dokumen lain apa saja yang harus disiapkan untuk mendapat visa pelajar?

• Mengisi formulir visa
• Asuransi kesehatan
• Bukti jaminan finansial
• Sertifikat skill bahasa Jerman
• Paspor
• Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir (diterjemahkan ke bahasa Jerman)
• Pasfoto
• Letter of acceptance atau bukti diterima universitas Jerman
• Akte kelahiran, buku nikah (kalau ada)

Baca Juga  Besaran Gaji Kerja di Jerman dibandingkan dengan di Indonesia

3. Visa bekerja

Jerman termasuk negara Eropa yang sangat kekurangan tenaga kerja. Karena itu mereka membuka diri untuk pekerja luar negeri.

Bekerja di Jerman tidak hanya menawarkan penghasilan lebih baik. Tapi juga baik untuk pengembangan diri kamu. Kamu akan bekerja dengan budaya disiplin sangat tinggi serta lingkungan profesional. Sehingga berada di Jerman otomatis akan membentuk cara bersikap ala Jerman.

Nah bagi pekerja profesional yang akan bekerja di Jerman, mereka perlu mengurus visa kerja atau Blue Card di Kantor Kedutaan Besar Jerman.

Blue card akan diberikan pada tenaga kerja asing yang memiliki kualifikasi tertentu di wilayah Eropa. Jadi visa ini tidak hanya berlaku untuk memenuh syarat tinggal di Jerman saja.

Tapi tidak semua pekerja bisa menerima blue card. Ada beberapa syarat khusus, misalnya gelar akademik serta gaji bruto yang akan diterimanya.

Umumnya gaji minimum untuk menerima Blue Card adalah € 52.000 per tahun atau lebih dari Rp. 800 Juta. Pemegang Blue Card memiliki banyak keistimewaan. Misalnya bisa berlaku sebagai sponsor untuk membawa serta keluarganya.

Bagi yang bekerja di Jerman dengan Blue Card, status mereka hampir sama dengan warga Uni Eropa lainnya. Sehingga semua urusan menjadi lebih mudah.

Kalau ternyata tidak memiliki ijazah yang dipersyaratkan, Blue Card tetap bisa diperoleh pekerja profesional yang telah berpengalaman minimal 2 tahun serta memiliki keahlian tertentu (sertifikat profesional) sebagai syarat tinggal di jerman.

Nah untuk mengurus visa kerja Jerman, ternyata cukup menyita waktu juga. Ini dia beberapa dokumen yang mesti disiapkan:

• Mengisi formulir visa
• Asuransi kesehatan
• Sertifikat skill bahasa Jerman
• Paspor
• Ijazah dan transkrip nilai pendidikan terakhir (diterjemahkan ke bahasa Jerman)
• Pasfoto
• Kontrak kerja
• Penilaian ANABIN (untuk mengetahui kesetaraan gelar akademik)
• Akte kelahiran, buku nikah (kalau ada)

Dengan beberapa visa di atas, kita tetap bisa tinggal bertahun-tahun tanpa harus merubah status kewarganegaraan kita.

Masa berlaku visa nasional tersebut bisa mengikuti masa kontrak kerja, tapi dalam banyak kasus berlaku selama satu tahun. Setelah masa ijin tinggal habis, sudah pasti kamu harus memperpanjangnya.

Niederlassungerlaubnis (visa permanen) sebagai Syarat tinggal di Jerman lama hingga menetap

Nah kalau kamu tinggal selamanya di Jerman tanpa melepas status WNI, ternyata ada caranya lho. Yaitu dengan apply Niederlassungerlaubnis atau izin tinggal permanen.

Dengan memegang Niederlassungerlaubnis, berarti kamu bisa tinggal seumur hidup tanpa mengurus perpanjangan visa tiap tahun.

Lalu bagaimana cara mendapat Niederlassungerlaubnis? Apakah cukup dengan menikahi orang Jerman untuk memenuhi syarat tinggal di jerman? Ternyata tidak semudah itu.

Untuk mengajukan Niederlassungerlaubnis, berikut ini beberapa syaratnya:

syarat tinggal di jerman• Tinggal 5 tahun di Jerman

Bagi pemegang izin tinggal terbatas tapi ingin merubah jadi izin tinggal tetap, harus tinggal di Jerman selama 5 tahun tanpa putus. Dan selama tinggal di Jerman, tercatat ikut berkontribusi membayar pajak

Lalu bagaimana kalau sempat keluar dari Jerman?

Tergantung seberapa lama tinggal di luar Jerman. Misalnya saja ke luar negeri hanya untuk berlibur, maka tetap masih dihitung tinggal di Jerman.

Tapi kalau seseorang tidak tinggal di Jerman dalam jangka waktu lama, kemungkinan besar permintaan Niederlassungerlaubnis akan ditolak.

• Menikahi orang Jerman

Niederlassungerlaubnis bisa juga didapat dengan menikahi orang Jerman dan tinggal di Jerman selama 3 tahun. Setelah 3 tahun, biasanya Ausländerbehörde atau kantor imigrasi akan menawarkan apakah akan mengajukan Niederlassungerlaubnis.

Nah hanya demi izin tinggal tetap ini, banyak orang Jerman yang menawarkan kawin kontrak lho. Sebenarnya mereka tidak benar-benar nikah, tapi itu hanya dijadikan modus untuk mengajukan Niederlassungerlaubnis.

Biasanya orang asing itu ngebet ingin terus bekerja di Jerman tapi kesulitan mendapat izin tinggal. Setelah tujuan tercapai, yaitu mendapat visa tetap, biasanya sandiwara pernikahan itu selesai juga.

Tapi apakah semudah itu mendapat izin tinggal permanen di Jerman? Tidak juga, karena tetap harus memenuhi syarat tinggal di Jerman lainnya, seperti

– Skill bahasa Jerman B1
– Tak ada catatan kriminal
– Keterangan tempat tinggal
– Slip gaji 3 bulan terakhir

Kalau melihat beberapa syarat tinggal di Jerman tersebut mungkin terlihat rumit. Bahkan ada yang bersifat pribadi, seperti kontrak kerja ataupun slip gaji.

Tapi pemerintah Jerman memang ingin memastikan semua warganya memiliki jaminan keuangan untuk tinggal di Jerman.

Pemerintah juga mengharuskan skill bahasa Jerman, bahkan ini yang paling penting. Dengan bukti kemampuan bahasa, berarti kita bisa beradaptasi dan berkomunikasi dengan masyarakat setempat.

Jadi jangan pernah puas dengan bahasa Jerman level dasar ya. Terus upgrade skill bahasa, karena akan bermanfaat untuk masa depan dan jika kamu ingin memenuhi syarat tinggal di jerman.