Rangkuman Belajar Bahasa Jerman Buat Pemula – Belajar bahasa Jerman kini sudah sangat mudah untuk dilakukan. Kita dapat mengikuti kelas dengan belajar yang sudah banyak tersedia di kota-kota besar, ataupun memilih untuk belajar secara otodidak dengan bahan yang sudah banyak bertebaran di internet.

Kelas belajar yang materi yang bertebaran di internet bisa disesuaikan dengan kemampuan dasar kita saat ini, termasuk bagi pemula(belajar bahasa Jerman untuk pemula, belajar bahasa Jerman pemula).

Pada umumnya, belajar bahasa Jerman dilakukan dengan menguasai satuan-satuan kebahasaannya. Namun, untuk pemula atau bagi seseorang yang pertama kali menyusun bahasa Jerman, dapat memperhatikan terlebih dahulu beberapa hal penting berikut ini.

1. Keunikan Pelafalan Dalam Bahasa Jerman

Harus kita ketahui bahwa bahasa Jerman memiliki keunikan dalam hal pelafalan. Bahkan, terdapat huruf extra dalam bahasa Jerman yang tentunya memiliki bunyi berbeda. Beberapa huruf dalam bahasa Jerman dan bunyinya adalah sebagai berikut.

1) konsonan “ß” dilafalkan seperti “ss” dalam bahasa Indonesia.
2) konsonan “sch” dilafalkan seperti “sy” seperti jika pada kata “syukur” dalam bahasa Indonesia.
3) konsonan “c” dilafalkan seperti “k” seperti jika pada kata “kemah” dalam bahasa Indonesia.
4) konsonan “ch” dilafalkan seperti “kh” seperti jika pada kata “khas” dalam bahasa Indonesia.
5) konsonan “j” dilafalkan seperti “y” seperti jika pada kata “ya” dalam bahasa Indonesia.
6) konsonan “q” dilafalkan seperti “ku” seperti jika pada kata “kualitas” dalam bahasa Indonesia.
7) konsonan “s” dilafalkan seperti “z” seperti jika pada kata “zona” dalam bahasa Indonesia.
8) konsonan “w” dilafalkan seperti “w” seperti jika lemah “Wie” dalam bahasa Indonesia.
9) konsonan “x” dilafalkan seperti “ks” seperti jika pada kata “faksimile” dalam bahasa Indonesia.
10) konsonan “y” dilafalkan seperti “y” seperti jika pada kata “yen” dalam bahasa Indonesia.
11) konsonan “z” dilafalkan seperti “c” seperti jika pada kata “cair” dalam bahasa Indonesia.

Baca Juga  Kursus Bahasa Perancis di Surabaya

Khusus bunyi-bunyi konsonan yang berada di bagian akhir kata, maka pelafalannya akan menjadi sebagai berikut.
1. Konsonan “b” akan dilafalkan [ep].
2. Konsonan “d” akan dilafalkan [et].
3. Konsonan “g” akan dilafalkan [ek].
4. Konsonan “ig” akan dilafalkan [ih].
5. Konsonan “s” akan dilafalkan [es]

Sementara itu, beberapa bunyi vokal dalam bahasa Jerman dasar yang perlu diperhatikan dalam belajar bahasa Jerman(belajar bahasa Jerman untuk pemula, belajar bahasa Jerman pemula)adalah sebagai berikut.

1. Vokal “ä” akan dilafalkan [eh/ey].
2. Vokal “ö” akan dilafalkan [e] dengan mulut melingkar seperti mengucapkan [o].
3. Vokal “ü” akan dilafalkan [i] dengan mulut melingkar seperti mengucapkan [u].
4. Vokal “äu” akan dilafalkan [oi].
5. Vokal “eu” akan dilafalkan [oi].
6. Vokal “ei” akan dilafalkan [ai].
7. Vokal “ie” akan dilafalkan [ii].
8. Vokal “e” di bagian akhir kata akan dilafalkan [E].

2. Aturan Susunan Gramatikal Yang Berbeda Dengan Bahasa Indonesia

Gramatikal bahasa Indonesia dapat dikatakan sebagai gramatikal yang cukup mudah, yaitu menempatkan subjek, predikat, dan objek secara berurutan dari kiri ke arah kanan. Namun, hal itu tidak berlaku bagi bahasa Jerman yang memiliki Aturan tersendiri.

Pemilihan kata untuk dimasukkan ke dalam kalimat dalam bahasa Jerman juga tidak bisa sembarangan. Hal itu karena ada kata-kata dalam yang memiliki gender, atau hanya bisa digunakan untuk laki-laki saja/ perempuan saja.

Oleh sebab itu belajar bahasa Jerman(belajar bahasa Jerman untuk pemula, belajar bahasa Jerman pemula) harus dilakukan dengan banyak membaca atau melihat variasi gramatikal.

Dengan mengetahui sendirinya 2 hal penting tersebut, kita dapat menekankan unsur mana yang harus kita ketahui terlebih dahulu dalam belajar bahasa Jerman(belajar bahasa Jerman untuk pemula, belajar bahasa Jerman pemula).

Baca Juga  Apa Itu Gmat? Berikut Ulasan Lengkapnya

Untuk memperoleh informasi lebih banyak mengenai bahasa Jerman(belajar bahasa Jerman untuk pemula, belajar bahasa Jerman pemula), kamu bisa membuka website virtueducation.org