Gaji Kerja di Jerman – Bekerja di negara negara maju memang menjanjikan besaran gaji yang lebih besar ketimbang di Indonesia. Misalnya saja, bekerja di negara tetangga seperti singapura saja, gaji kerja di singapura bisa tiga hingga empat kali lipat jika dibandingkan dengan bekerja di Indonesia.

Nah, angka perbandingan ini akan semakin melebar ketika dibandingkan dengan kerja di amerika, atau di beberapa negara eropa. Misalnya gaji kerja di jerman jika dibandingkan dengan di Indonesia bisa mencapai lima hingga tujuh kali lipatnya.
Perbedaan gaji kerja di jerman yang bisa menyentuh angka dua digit di atas puluhan juta dengan di Indonesia dipengaruhi banyak faktor. Faktor internalnya adalah industri-industri di Indonesia belumlah semaju di Jerman.

Baca Juga  Kerja di Jerman Gratis sebagai Perawat FSJ

Sementara pada faktor eksternal sendiri, jerman adalah negara eksportir besar yang banyak memproduksi barang barang industri ke luar negeri sehingga angka pendapatannya bagi pekerja dalam negerinya cukup besar. Coba bandingkan dengan Indonesia yang lebih banyak sebagai negara importir ketimbang eksportir.

Kenapa Perbandingan Gaji Kerja di Indonesia dan Jerman berbeda jauh?

gaji kerja di jerman

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami lebih mendasar bahwa klaster Indonesia sebagai negara berkembang (baru baru ini saja diubah statusnya oleh Amerika menjadi negara maju), berbeda dengan klaster negara jerman sebagai negara maju. Pemahaman mendasar ini penting untuk menjawab kenapa gaji kerja di jerman bisa begitu besar.

Faktor-faktor lain yang membuat gaji kerja di jerman bisa sepuluh kali lipat dibandingkan di Indonesia dapat dilihat di dalam rincian di bawah ini:

1. Gaji kerja di jerman salah satu faktornya dipengaruhi karena industri jasa dan industri yang cukup besar. Kota kota besar di Jerman adlah pusat keuangan dunia, misalnya frankfurt. Beberapa bank besar eropa mempunyai kantor pusat disini. Selain itu industri industri elektronik, otomotif hingga bahan mentah juga menduduki sepuluh besar di eropa.

2. Sementara di Indonesia, hanya jakarta yang sampai saat ini menjadi pusat ekonomi bisnis dan keuangan di asia tenggara. Industri dan layanan jasa di Indonesia masih kalah dengan negara tetangga misalnya Singapura.

3. Faktor selanjutnya adalah peran pemerintah jerman dalam memberikan intervensi mendalam pada sektor-sektor khusus. Misalnya adalah subsidi besar pada bidang pendidikan sehingga masyarakat jerman bisa kuliah gratis hingga jenjang doktoral. Apa hubungannya dengan gaji kerja di jerman yang besar. Masyarakat yang cerdas dan membuat riset riset di kampus berguna bagi indusrti tentunya akan meningkatkan omset penjualan industri.

4. Bandingkan dengan di Indonesia yang untuk sekolah saja tidak semua orang bisa. Beberapa memang sudah ada subsidi dan beasiswa tapi tidak semudah di jerman yang semua orang bisa mengakses dengan mudah. Inilah yang menjadi jawaban kenapa riset riset industri di indonesia selalu jalan di tempat.

5. Angka-angka eksport jerman ke luar negeri cukup besar di bidang bahan mentah, alat alat berat, jasa keuangan hingga otomotif. Eksport yang cukup besar ke luar negeri akan memberikan pemasukan besar bagi industri, negara dan para pekerjanya.

Baca Juga  Beasiswa Jerman Incaran Mahasiswa

Berapa Kisaran Gaji Kerja di Jerman dan Negara-Negara Eropa Lainnya.

Besaran gaji kerja di jerman dapat dibandingkan dengan gaji kerja di negara negara sekitarnya. Hal ini untuk melihat hal realistik dibandingkan dengan perbandingan yang amat jauh dengan di Indonesia.

Membandingkannya gaji kerja di jerman dengan negara negara sekitarnya dapat dilakukan dengan membandingkan gaji seorang pekerja di jerman dan gaji warga negara jerman yang bekerja di negara negara eropa.

Karena ternyata ada juga beberapa warga negara jerman yang keluar dari negaranya untuk bekerja. Beberapa dari mereka ingin mencari pengalaman baru, sementara yang lainnya ingin bekerja mencari gaji yang lebih tinggi.

Berikut perbandinganya antara gaji kerja di jerman dengan gaji kerja di negara negara eropa lainnya:

1.Rata rata gaji kerja di jerman paling rendah adalah 28 juta rupiah, sementara gaji kerja di jerman pada rentang rata-rata adalah 35 juta rupiah per bulan (2.205 euro) setiap bulannya. Ini adalah standar gaji biasa bagi kalangan kelas menengah. Bandingkan dengan pekerja jakarta yang sebulan hanya mencapai 10 sampai 15 juta saja.

2.Gaji kerja di jerman jika dibandingan dengan negara negara eropa lainnya ternyata masih dalam kisaran menengah. Jika seorang warga jerman bekerja di negara swiss, austria, inggris dan juga amerika serikat. Maka gaji kerja di jerman yang mendapai 35 juta ternyata tidak ada apa-apanya. Seorang warga jerman yang berpendidikan dan bekerja di swiss, austria dan inggris bisa mendapat gaji 1000 euro (atau setara dengan 150 juta per bulannya.

3.Besaran gaji kerja di jerman yang mencapai 35 juta per bulan hingga 50 juta per bulan ini akan benar benar standar ketika hidup di kota besar seperti berlin atau frankfurt misalnya. Hal ini karena kota kota besar ini juga memiliki standar hidup yang cukup tinggi.

4.Gaji kerja di jerman yang tinggi sama dengan potongan pajak yang tinggi juga. Ini adalah aturan normal di jerman dimana jika anda bekerja sebagai manager dengan gaji 100 juta per bulan, maka langsung dipotong pajak 30 juta per bulan. Eits jangan pesimis dulu, ternyata potongan 30% ini nantinya akan dialokasikan ke sektor kesehatan dan pendidikan, sehingga nantinya ketika anda sakit gratis biaya perawatannya.

Untung Rugi Bekerja di Jerman dibandingkan dengan di Indonesia

gaji kerja di jerman

Nah, berbicara gaji kerja di jerman tidak bisa dipisahkan dengan untung rugi sistem aturan tenaga kerja di jerman dengan di Indonesia yang berbeda jauh. Berikut beberapa untung rugi yang perlu diperhatikan jika ingin mengetahui besaran gaji kerja di jerman:

1.Jika mendapat gaji kerja di jerman yang tinggi, maka akan otomatis mendpaat potongan pajak sekitar 30% tanpa tawar menawar. Bandingkan dengan gaji kerja di Indonesia yang seluruhnya dihitung dalam pajak tahunan dan hanya yang melebihi PTKP saja dikenakan pajak penghasilan.

2.Untungnya adalah ketika penghasilan anda sudah dipotong pajak 30%, maka anda akan gratis biaya perawatan ketika sakit. Bandingkan dengan di Indonesia yang masih harus membayar biaya asuransi dan juga biaya pendidikan.

3.Jika anda kurang puas mendapat gaji kerja di jerman, maka anda bisa bekerja di negara negara eropa lainnya tanpa harus menggunakan visa. Karena passport jerman sudah otomatis masuk ke dalam visa schengen yang berarti bebas bekerja di negara eropa manapun.

4.Gaji kerja di jerman dengan rata-rata 35 juta adalah gaji untuk kalangan kelas menegah biasa. Beberapa pekerja yang lain bisa digaji hingga angka 100 juta per bulan, hal ini disesuaikan dengan dimana sektor industri anda bekerja.

5.Menariknya lagi adalah gaji kerja di jerman mengikuti kebijakan negara bagian, hal ini berbeda dengan di Indonesia dimana ditentukan dengan ump dan umr yang seringkali harus tarik ulur dulu untuk menentukannya.