Apa Itu Au Pair – Bagi seseorang yang ingin menempuh kuliah di luar negeri tetapi belum cukup baik mengenal budaya dan bahasanya, akan lebih menguntungkan apabila mengikuti sebuah program kerja dan pertukaran budaya Au Pair.

Pengertian Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair)

Au Pair adalah sebuah program kerja ringan bagi anak muda yang lebih menyerupai pertukaran budaya. Program Au Pair diadakan resmi oleh pemerintah di negara Eropa, Amerika, Australia, dan beberapa di Asia. Setelah pada awalnya hanya ada di Jerman, kini program Au Pair juga ada di banyak negara termasuk Cina dan Selandia Baru.

Secara konsep, program Au Pair ini dilakukan dengan cara menumpang tinggal di sebuah keluarga atau Gast Famillie, sambil membantu beberapa pekerjaan rumah yang berkaitan dengan anak. Artinya, jenis pekerjaannya memang menyerupai seperti pembantu rumah tangga tetapi hanya ada hal-hal yang berkaitan dengan anak. Meskipun begitu Au Pair juga bukan baby sister.

Tugas Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair)

Hampir semua keluarga yang menerima Au Pair merupakan keluarga yang memiliki anak berusia sekolah dasar. Dengan begitu, tugas seorang Au Pair akan berkaitan dengan anak berusia demikian, yaitu sebagai berikut.

1. Membangunkan anak-anak dan menyiapkan pakaiannya.
2. Mengantarkan ke sekolah jangan menjemputnya kembali.
3. Menjaga anak-anak saat bermain.
4. Mengajak dan menyiapkan makan untuk anak-anak.
5. Memastikan jam istirahat untuk anak-anak.

Seorang pekerja Au Pair karena tidak memahami hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan. Beberapa hal yang bukan menjadi kewajiban Au Pair adalah seperti berikut.

Baca Juga  Agen Au Pair di Jakarta yang Aman

1. Menyiapkan makan untuk orang tua.
2. Membersihkan area keluarga, seperti ruang keluarga.
3. Membersihkan halaman dan rumah.
4. Menjaga dan merawat hewan peliharaan.
5. Mengganti rugi beberapa kerusakan yang mungkin terjadi di dalam rumah.

Beberapa peraturan yang tidak tertulis tetapi bisa menjadi perjanjian sejak awal adalah seperti cara berpakaian, cara bertutur, mengatur pola makan, dan beberapa hal yang bersifat sugestif terhadap anak. Oleh karena itu, beberapa kemampuan dasar yang dapat menambah pengetahuan anak akan diutamakan.

Meskipun begitu, pada awal perjanjian memang bisa dilakukan beberapa permintaan khusus dari tuan rumah. Apabila perjanjian sudah disepakati, maka kita juga harus melaksanakannya.

Kontrak kerja Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair)

Nilai perjanjian dalam kontrak antara seorang pekerja Au Pair dan keluarga penerima bisa saja berbeda, bergantung pada permintaan khusus keluarga yang diterima oleh pekerja Au Pair. Namun, secara umum kontrak Au Pair adalah sebagai berikut.

1. Seorang Au Pair akan bekerja sebanyak 30 jam dalam setiap minggunya atau au total 6 jam per hari.

2. Pekerja Au Pair diharapkan memakai anggapan bahwa menjadi anak angkat, sehingga ada inisiatif untuk melakukan hal-hal tertentu seperti melakukan pekerjaan rumah tangga ringan. Meskipun begitu, Au Pair dilindungi untuk tidak dieksploitasi dalam bekerja.

3. Selain memperoleh gaji setiap bulan, seorang pekerja Au Pair berhak untuk mendapatkan pembiayaan dalam melakukan tes kemampuan bahasa dasar, pembelian tiket pulang dan pergi, serta beberapa hal kecil yang berkaitan dengan pendaftaran Au Pair.

4. Au Pair dapat mengajukan tuntutan apabila terjadi hal-hal yang telah diatur dalam undang-undang ketenagakerjaan Au Pair. Hal ini akan menjaga keluarga angkat tidak berbuat sewenang-wenang.

Baca Juga  Agen Au Pair di Jakarta yang Aman

Syarat menjadi Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair)

Tidak ada syarat-syarat khusus bagi seseorang yang akan mengikuti program Au Pair ini. Akan tetapi, kebijakan negara mengenai program ini bisa saja menjadi pertimbangan khusus. Misalnya, ada beberapa negara yang melarang perempuan untuk mengikuti program Au Pair ini, tetapi ada juga yang mengkhususkan bagi perempuan.

Kriteria pekerja Au Pair yang paling umum diharapkan oleh keluarga penerima, adalah sebagai berikut.

1. Belum menikah dan berusia antara 18 tahun hingga 25 tahun.
2. Memiliki kesehatan yang baik dan menyukai dunia anak-anak.
3. Akan lebih diutamakan bagi mereka yang telah menguasai bahasa di negara tersebut, meskipun dalam tingkat dasar.
4. Seseorang yang pernah mengikuti kegiatan sosial akan menjadi nilai lebih.

Resiko mengikuti Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair)

Ada banyak sekali keluarga yang menerima pekerja Au Pair dengan tujuan mengajari anaknya wawasan yang lebih luas terhadap orang asing. Hal itu membuat kita sebagai orang asing yang diterima akan mendapatkan perlakuan yang cukup baik, layaknya seorang tamu.

Akan tetapi, ada juga beberapa keluarga yang dengan sengaja menyalahgunakan kontrak kerja. Hal yang sering terjadi adalah tuan rumah memerintahkan pekerja Au Pair untuk menangani hal-hal yang harus dilakukan oleh pembantu rumah tangga.

Oleh sebab itu, untuk mengikuti program Au Pair yang aman dan terjamin, kita harus mendaftar melalui agen resmi dan terpercaya yang memberi jaminan. Agen penyalur harus memahami bahwa sebenarnya orang-orang yang mengikuti program Au Pair tidak semata-mata, tetapi juga mencari pengalaman yang baik yang baik.

Baca Juga  Agen Au Pair di Jakarta yang Aman

Itulah tadi uraian mengenai Au Pair (aupair adalah, apa itu aupair, apa itu au pair, syarat au pair). Untuk mengetahui lebih spesifik mengenai au pair, kamu bisa mencari tahu informasi au pair di masing-masing negara yang akan didatangi.